Pages

Subscribe:

Sunday, April 15, 2012

Peranan Unsur Nitrogen (N) pada pertanian

Sumber utama nitrogen adalah nitrogen bebas (N2) di atmosfer, yang takarannya mencapai 78% volume, dan sumber lainnya senyawa-senyawa yang tersimpan dalam tubuh jasad.  Nitrogen sangat jarang ditemui karena sifatnya yang mudah larut dalam air.

Nitrogen diserap oleh tanaman sebagai NO3- dan NH4+ kemudian dimasukkan ke dalam semua gas amino dan Protein.  Ada juga bentuk pokok nitrogen dalam tanah mineral, yaitu nitrogen organik, bergabung dengan humus tanah ; nitrogen amonium dapat diikat oleh mineral lempung tertentu, dan amonium anorganik dapat larut dan senyawa nitrat.

Nitrogen yang tersedia tidak dapat langsung digunakan, tetapi harus mengalami berbagai proses terlebih dahulu.  Pada tanah yang immobilitasnya rendah nitrogen yang ditambahkan akan bereaksi dengan pH tanah yang mempengaruhi proses nitrogen.  Begitu pula dengan proses denitrifikasi yang pada proses ini ketersediaan nitrogen tergantung dari mikroba tanah yang pada umumnya lebih menyukai senyawa dalam bentuk ion amonium daripada ion nitrat.

Adapun fungsi daripada unsur nitrogen pada tanaman adalah (1) meningkatkan pertumbuhan tanaman, (2)meningkatkan  kadar protein dalam tanah, (3) meningkatkan tanaman penghasil dedaunan seperti sayuran dan rerumputan ternak, (4)meningkatkan perkembangbiakan mikroorganisme dalam tanah, (5) berfungsi untuk sintesa asam amino dan protein dalam tanaman

Ciri-ciri tanaman yang kekurangan unsur N gejalanya : pertumbuhan lambat/kerdil, daun hijau kekuningan, daun sempit, pendek dan tegak, daun-daun tua cepat menguning dan mati, jaringan tanaman mengering dan mati, buah kerdil, kecil dan cepat masak lalu rontok.

Nitrogen banyak didapat dari udara. Udara merupakan sumber nitrogen paling besar yang dalam proses pemanfaatannya oleh tanaman melalui perubahan terlebih dahulu, dalam bentuk amonia dan nitrat yang sampai ketanah melalui air hujan, atau yang di ikat oleh bakteri pengikat nitrogen.

Selain daripada ciri tanaman kekurangan nitrogen, kelebihan nitrogen juga dapat berdampak negatif pada tanaman, yaitu:
  • Menghasilkan tunas muda yang lembek / lemah dan vegetatif
  • Kurang menghasilkan biji dan biji-bijian
  • Menperlambat pemasakan / penuaan buah dan biji-bijian
  • Mengasamkan reaksi tanah, menurunkan PH tanah, dan merugikan tanaman, sebab akan mengikat unsur hara lain, sehingga akan sulit diserap tanaman.
  • Pemupukan jadi kurang efektif dan tidak efisien.
Pupuk anorganik yang mengandung unsur N yang tinggi adalah Urea, ZA, Amonium Sulfat.



3 comments: