Pages

Subscribe:

Wednesday, April 11, 2012

Tanah Podzolik

Tanah podzolik adalah tanah yang terbentuk di daerah yang memiliki curah hujan tinggi dan suhu udara rendah. Di Indonesia jenis tanah ini terdapat di daerah pegunungan. Umumnya, tanah ini berada di daerah yang memiliki iklim basah dengan curah hujan lebih dari 2500 mm per tahun. Di Indonesia, tanah ini tersebar di daerah-daerah dengan topografi pegunungan, seperti Sumatera Utara dan Papua Barat.

Tanah podzolik memiliki karakteristik kesuburan sedang, bercirikan warna merah atau kuning, memiliki tekstur yang lempung atau berpasir, memiliki pH rendah, serta memiliki kandungan unsur aluminum dan besi yang tinggi.


Karakteristik tanah podzolik yang lain adalah sebagai berikut.
  • Daya simpan unsur hara sangat rendah karena sifat lempungnya yang beraktivitas rendah.
  • Kejenuhan unsur basa seperti K, Ca, dan Mg, rendah sehingga tidak memadai untuk tanaman semusim.
  • Kadar bahan-bahan organik rendah dan hanya terdapat di permukaan tanah.
  • Daya simpan air sangat rendah sehingga mudah mengalami kekeringan.
Jika dilihat dari ciri dan karakteristik tanah ini, bisa di simpulkan bahwa tanah podzolik merupakan tanah yang tergolong tidak subur baik itu secara fisik maupun kimianya. Akan tetapi mengingat lahan yang semakin susah dicari maka tanah podzolik pun menjadi sasaran para petani untuk melakukan proses bercocok tanam.
Untuk dapat melakukan kegiatan bercocok tanam pada tanah ini ada hal-hal yang harus dilakukan yaitu dengan cara menggunakan pupuk organik. Pupuk organik bermanfaat untuk memperbaiki struktur tanah sehingga cocok untuk memperbaiki kondisi tanah podzolik ini.

No comments:

Post a Comment